Seorang awam menonton berita politik.
Sebagai seorang awam dengan pendidikan hanya cukup untuk menguasai baca-tulis saja dan sehari hari di sibukkan dengan urusan sekilo beras untuk menghidupi keluarga, saya bukanlah orang yang terlalu suka menonton Televisi karena kebanyakan hanya menayangkan gossip gossip artis, sinetron yang tidak tentu ujung pangkalnya dan terlalu jauh dari realita kehidupan yang sebenarnya.
Tapi, malam ini saya kebetulan kedatangan tamu seorang teman SMA yang sudah cukup lama tidak bertemu. Untuk menghindari rasa bosan, saya iseng menyalakan TV dan menonton Acara Metro TV (30 mei 2011) bersama teman saya. Sebuah acara yang luar biasa, Mulai dari Metro news yang menampilkan perang argument melalui telephone antara ketua bendahara umum partai demokrat Muhammad Nazarudin dan Sekjen MK Janedri Ghaffar. Buat seorang awam seperti saya dan teman saya, tentunya itu adalah tontonan yang jauh lebih menarik dari pada acara gossip artis ataupun sinetron. Buat saya pribadi, saya sangat terpukau, saya tidak pernah tahu sebelumnya kalau orang orang elit di negeri ini juga bisa bertengkar layaknya tetangga tetangga saya kalau lagi bertengkar dengan istrinya. Perang mulut yang sangat mengesampingkan sisi kecerdasan. Ingat ini pendapat pribadi saya. Saya tidak tahu siapa yang salah atau benar, dan saya juga tidak mau tahu. Tetapi, sebagai seorang rakyat yang bodoh tentunya saya mengira dan mengharapkan kalau orang pintar itu seharusnya kalau adu mulut juga secara pintar.
Acara kedua yang kami tonton ternyata lebih seru lagi. Konferensi pers khusus presiden membahas “SMS GELAP” berisi fitnah. Saya tidak mau terlalu banyak membahas hal itu. Sebagai orang awam yang bodoh saya kalau menerima SMS gelap berisi apapun, tidak mungkin akan saya ceritakan ke seluruh anggota keluarga saya. Dan kalau anda adalah seorang ketua RT, RW atau kepala dusun, apakah anda akan menyampaikan hal itu ke seluruh warga anda? Lucu tidak?.
Saya yang bodoh ini, mungkin bisa saja melakukan hal hal yang jauh lebih bodoh yang bisa di terima oleh akal sehat saya, kalau ada hal besar yang bisa saya raih dari melakukan hal bodoh tersebut. Hehe……Negeriku tercinta Indonesia. Ingat masih banyak rakyatmu yang bodoh yang memerlukan orang orang yang lebih pintar untuk mengajarkan mereka arti kebodohan.
Yang paling menarik menurut saya adalah acara ke tiga yang saya tonton. Di mana pakar dan pengamat ekonomi politik Kwik kiam gie di minta memberikan pendapat tentang statement ibu waode nurhayati mengenai ketua DPR. Isinya saya tidak mau menyebutkan. Takut salah. Tetapi jawaban pak kwik kiam gie yang sangat hebat.
Q: “Apakah anda percaya hal yang di nyatakan oleh ibu waode nurhayati itu benar bisa terjadi?”,
A: “Percaya sekali”,
Q: “Sebesar apa kepercayaan anda akan hal itu, dan bisakah hal itu di buktikan?”
A: “Pertama saya percaya adanya tuhan tapi saya tidak bisa membuktikan keberadaannya, kedua saya percaya akan hal “itu”, tapi saya juga tidak bisa membuktikannya”.Terus apa? Habis. Maaf ini hanyalah opini pribadi yang saya sampaikan setelah menonton acara di Metro TV. Mungkin ada teman teman yang melewatkan acara itu. Anggap saja sebagai review.
Satu lagi, ternyata sekarang para politikus lebih populer dan lebih sering muncul di TV dari pada artis. Hehehe. Adik adik, sekarang kalau mau populer ada jalur baru yang terbuka buat anda. Kalau anda merasa kurang cantik atau kurang tampan untuk menjadi celebrity, jangan berkecil hati. Kalian masih bisa menjadi seorang “Politikus”. Bisa sering nongol di TV lho..
Terakhir, salute buat METRO TV. Semoga tetap menjadi cermin buat bangsa ini.