Belum juga selesai kasus berdarah di Mesuji, Tragedi Kemanusiaan kembali terjadi kali ini menimpa masyarakat Bima, Nusa Tenggara Barat dimana dua warga terbunuh mengenaskan dan puluhan lainnya luka berat akibat bentrok dengan aparat keamanan.
Hal ini bermula dari pemblokiran Pelabuhan Sape, Bima oleh warga sebagai bentuk protes dan penolakan warga atas di izinkannya PT Mineral Nusantara untuk melakukan eksplorasi tambang emas di daerah mereka.
Anehnya pemblokiran pelabuhan sape telah di lakukan oleh warga sejak tanggal 19 Desember, tetapi kenapa pemerintah tidak melakukan upaya mediasi yang maksimal dengan warga sejak hari pertama untuk mencegah hal seperti ini terjadi? Kenapa selalu warga yang di rugikan dan tersudutkan?
Kenapa rakyat kecil harus selalu berada pada posisi yang di salahkan dan harus terkalahkan?
Hal seperti ini terus saja terjadi di negeri ini dan rakyat kecil selalu berada pada posisi yang tersakiti. Akankah keadilan benar benar bisa di tegakkan di negeri ini?
Dimana nilai nilai kemanusiaan bangsa ini? Adakah “MEREKA” masih peduli dengan nasip rakyat jelata? Kapankah kedamaian benar benar akan tercipta?