Sempat merasa risau bin galau mendengar kabar bahwa DEPKOMINFO akan memblokir akun para pengguna Twitter Anonim (Tanpa Nama), meskipun kami bukanlah termasuk pengguna Anonim.
Sebab banyak sekali pengguna jejaring social Anonim yang sangat aktif dan vocal dalam menyuarakan aspirasi mereka sebagai wujud dari sikap mereka terhadap segala bentuk kecarut-marutan di negeri ini. Meskipun mereka tidak menggunakan nama asli masing masing, tetapi setidaknya mereka juga turut membantu menyeimbangkan berbagai opini yang terbentuk di dalam masyarakat mengenai kondisi negara yang sedang booming dengan issue Politik dan Hukum yang membingungkan.
Kehadiran para pengguna akun Twitter Anonim ini setidaknya bisa mengingatkan rakyat kecil untuk terus dan turut berfikir mengenai segala bentuk issue yang menyangkut masa depan bangsa. Walau kita tak bisa menyuarakan aspirasi kita di forum besar, tetapi lewat jejaring social kita bisa tetap saling mengingatkan bahwa suara rakyatlah yang terbaik.
Karena sudah menjadi rahasia umum bahwa segala sesuatu di negeri di tunggangi oleh kepentingan Politik. Jadi satu satunya yang mungkin belum terkontaminasi adalah Hati Nurani Rakyat yang jujur dan bersih serta tak memiliki kepentingan personal atas berbagai kemelut yang ada.
Kalau kami pribadi, kami sangat mendukung eksistensi para pengguna akun Twitter Anonim yang Aktif menyuarakan Nurani Rakyat.
Untunglah issue pemblokiran aku Twitter Anonim tersebut hanyalah HOAX belaka.