Kesaksian Pertama Angelina Sondakh Pada Persidangan Kasus Suap Wisma Atlet yang melibatkan Nazarudin.
Pada kesaksian tersebut, Angelina Sondakh menyanggah hampir semua tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan Kasus Suap Wisma Atlet.
Tetapi hal itu tidaklah begitu menarik buat kami karena sejujurnya kasus hukum bercampur politik seperti ini sangatlah sulit dimengerti oleh orang awam seperti kami.
Tetapi ada satu hal yang sangat menarik dalam persidangan tersebut mengenai Angelina Sondakh. Hampir semua pertanyaan yang di lontarkan kepadanya dia jawab dengan “tidak yang mulia”.
Anehnya Angelina Sondakh yang seorang calon Doktor ini beberapa kali memberikan jawaban terhadap pertanyaan Majlis Hakim sebelum pertanyaannya selesai di bacakan. Apakah orang yang sudah terlalu pintar memang seperti itu? Mereka bisa mengetahui setiap pertanyaan yang akan ditanyakan kepadanya, sehingga bisa memberikan jawaban sebelum pertanyaan itu lengkap ditanyakan? Hal ini ibarat orang yang tahu apa yang akan terjadi esok hari. Hmmm. Luar biasa.
Kalaupun mungkin benar bahwa orang hebat seperti Angie bisa mengetahui apa yang akan di pertanyakan padanya, tidakkah ada etika dalam menjawab pertanyaan?
Saya teringat betul dengan apa yang diajarkan oleh seorang guru SD saya dulu, Jangan pernah menjawab pertanyaan sebelum pertanyaan tersebut jelas di bacakan atau di tanyakan. Karena hal itu bisa mengacaukan maksud dari pertanyaan penanya dan tindakan seperti itu sangat tidak etis. (Seorang calon Doktor mestinya lebih memahami etika Tanya-Jawab.
Hal lain yang terlihat aneh dari sosok Angie hari itu, adalah penampilannya “Yang Terlalu Tenang” (Baca: gugup setengah mati sampai sampai tak berani melakukan EYE-CONTACT). Saking tenangnya dia sama sekali tidak menunjukkan ketegaran seperti yang pernah dia tuturkan dan janjikan pada dirinya lewat catatan Diary II di blog pribadinya.
“Catatan itu bukanlah untuk di robek Angie, tetapi untuk di selesaikan secara tuntas” (catatan Angie). Kalau melihat kesaksian dan sikap aneh Angelina Sondakh hari itu, sepertinya rasa simpati kami terhadap Angie mulai memudar.
Apalagi masalah pengakuan kepemilikan Blackberry yang dia akui baru dimilikinya akhir tahun 2010. Wajar tidak seorang elite sekelas Angelina Sondakh baru memiliki BB di akhir tahun 2010?
Koq ketinggalan banget sih bu? Terus foto foto waktu ibu Angie sedang hamil sering terlihat bawa BB itu milik siapa ya? Kalau dapat minjem masak langsung 2 BB?
Selain tidak terlihat sangat tidak tegar, sikap Angie dalam kesaksiannya juga sama sekali tidak menunjukkan “sikap seorang pintar” atau berpendidikan tinggi. Bukankah dia seorang calon doktor?
Maaf kalau kami mulai ragu dengan Kepintaranmu, bu. Kebohonganmu sama sekali tidak pintar.
Pesan buat Para KORUPTOR:
Anda Mungkin adalah orang orang hebat, orang orang Kuat
Saking hebatnya, sampai sampai tatanan hukum di negeri ini bisa kalian koyak bagaikan selember kertas tak berguna.
Ingatlah yang anda lakukan adalah kejahatan besar, Hal yang sangat di benci oleh Tuhan.
Apalagi jika kejahatan tersebut di tambahi dengan Kebohongan besar. Maka artinya ” Anda benar benar orang hebat” Karena telah berani mempermainkan TUHAN dengan melakukan hal hal yang sangat di benci-NYA dan kau tambahkan dengan membangun gunung kebohongan.
ANGELINA SONDAKH JELAS PENIPU BESAR,DIA TELAH MENUNJUKKAN WATAK DAN KARAKTER AMORALNYA … BANTAHAN APAPUN JELAS MENUTUPI KEBOHONGANNYA … SUDAH PANTAS DIA DICABUT GELARNYA SEBAGAI PUTRI INDONESIA KARENA MEMPERMALUKAN KAUM PEREMPUAN INDONESIA.ANGELINA SONDAKH TELAH DISETTING UNTUK MELOKALISIR KASUS INI … tapi namanya BANGKAI AKAN TERKUAK juga …
Benar Gan, Terlepas dari salah atau benar-nya Angie dalam kasus ini. Kesaksiannya pada Sidang Kemaren sama sekali tidak menunjukkan kejujuran dari sisi manapun. Kami yakin, seorang tamatan SD saja pasti tahu koq, itu gelagat org yang sedang berbohong.
Mestinya kalau bu ANgie itu mau akting, dia harusnya lebih total (Tegas dan Lugas) dalam memberikan sanggahan biar kebohongannya bisa lebih meyakinkan bahwa dia sedang tidak berbohong.
Yang dia buktikan di sidang adalah sisi Kebodohan seorang calon DOKTOR. (Jadi tidak yakin,dia beneran pintar atau tidak)?
Mestinya Angie yang mungkin sudah mulai menyadari betapa dia telah sangat membuat kecewa masyarakat Indonesia terutama Keluarga, lingkungan dan Para Wanita Indonesia akibat kesalahan atau kburukan yg telah dia lakukan berusaha membuktikan bahwa seseorang “KHILAF” masih bisa melakukan kebaikan meskipun hanya satu saja yaitu ” Bongkar kasus Wisma Atlet Setuntas tuntasnya”.
Setiap perkataan akan dipertanggung jawabkan nantinya di hadapanNYa
Gelar Doktor sampah