aksi pengeroyokan

Video Pengeroyokan Terduga Pelaku Penculik Anak di Lombok

Salah seorang terduga pelaku penculikan anak di amuk oleh masyarakat hingga tewas. Peristiwa ini terjadi di Polsek Kediri, Lombok Barat Minggu 21/10/2012.

Ratusan warga yang sudah tidak bisa menahan emosi memaksa menerobos Polsek Kediri, Lombok Barat dan melempari terduga pelaku penculikan dengan batu sampai bersimbah darah dan tewas mengenaskan.

Kejadian ini sangatlah disayangkan karena mestinya kalau orang tersebut benar benar pelaku penculikan, dia bisa dijadikan sebagai alat untuk membongkar mata rantai sindikat penculik anak yang meresahkan masyarakat Lombok belakangan ini.

Related Articles:

pelaku penculik tewas

Lombok Siaga| Aksi Para Penculik Anak Semakin Meresahkan Masyarakat

Isu tentang adanya Aksi penculikan anak semakin meresahkan masyarakat Lombok. Di perkirakan pelaku penculik terdiri atas banyak orang karena bisa melakukan operasi serempak di berbagai tempat (Kampung) di wilayah Lombok.

Berdasarkan SMS peringatan siaga yang beredar di Masyarakat, Para penculik di duga menggunakan sebuah Mobil Avanza, sebuah Sepeda Motor Revo berwarna merah dan sepeda motor Satria F. Semua kendaraan tersebut berflatkan DH (Maluku Timur).

Masih menurut pesan singkat yang beredar, para penculik akan mencari sekitar 400 orang yang terdiri atas anak anak, remaja, dewasa bahkan orang tua yang masih sehat untuk diambil organ tubuhnya buat di perjual belikan.

Tetapi hal ini masih belum bisa di konfirmasi kebenarannya karena sumber informasi yang masih kurang jelas.

Beberapa jam yang lalu, seorang pria tertangkap di desa glogor kecamatan Kediri, Lombok barat ketika berusaha menculik seorang anak balita. Aksi tersebut keburu diketahui warga dan seorang pelaku berhasil ditangkap dan diamankan di Polsek Kediri. Emosi warga yang sudah terlalu membuncah membuat pelaku menjadi korban amukan massa hingga tewas di dalam bilik Polsek. Banyaknya jumlah warga yang berdatangan membuat para polisi tak mampu membendung amukan warga yang memaksa masuk kedalam polsek.  Tewasnya salah seorang “terduga” pelaku membuat polisi kesulitan untuk menguak kebenaran isu yang sudah cukup lama beredar ini.

Untuk mengantisifasi kejadian serupa, masing masing Kepala Dusun (KADUS) di beberapa desa di Lombok serempak menghimbau seluruh warganya untuk lebih waspada.

Related Articles: